Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Setelah gedung Talavera, sekarang kami kembali ke kawasan Rasuna. Masih mengenai bangunan di Jakarta era 2000an. Ambassade Residence adalah apartemen kelas menengah atas yang berdiri di Jalan Denpasar, berdiri tepat di belakang kompleks perkantoran Kementerian Hukum dan HAM RI. Apartemen tersebut dikembangkan oleh PT Duta Regency Karunia, anak usaha properti Grup Mayapada. Nama Ambassade diambil dari lokasinya yang dekat dengan beberapa kantor diplomatik seperti Kedubes Australia lama, Rusia dan Malaysia.

Ambassade Residence
Sosoknya mengingatkan kita pada sebuah mini compo. Foto oleh gbudi76 di Panoramio

Iklan

Apartemen ini awalnya akan dibangun dua tahap dan terdiri dari dua menara, membidik pasar kalangan menengah ke atas yang kerja di perkantoran Jakarta. Menara pertama, yang berdiri sekarang, dibangun oleh Nusa Raya Cipta dalam waktu yang agak lama, yaitu dari Januari 2007 hingga sekitar 2013 berdasarkan pengamatan mata forum Skyscrapercity, dibangun oleh pemborong swasta Nusa Raya Cipta. Namun karena sesuatu dan lain hal, termasuk terkait dengan lambannya penyelesaian, lahan yang awalnya akan menjadi menara kedua Ambassade Residence dijual dan kini menjadi South Hills. Kita bahas ini lain hari.

Secara arsitektur, Ambassade Residence merupakan karya dari kelompok Warren Daubney dibawah payung Sekawan DesignInc Arsitek. Bentuk arsitekturnya, mengutip majalah Building Indonesia, disebut berbentuk seperti kapal bila dilihat dari podium gedungnya. Majalah Properti Indonesia (Oktober 2007) menyebut menara apartemennya menggambarkan layar yang terkembang, yang secara penuhnya memberikan konsep bahtera.

Tapi, bagi sebagian orang, bentuknya malah lebih mirip koper. Kami lebih melihatnya seperti speaker portabel, mini compo atau kotak bekal tumpuk. Terserah anda sebutnya apa, di Skyscrapercity saja ada yang menyebutnya mirip hape jinjing Nokia jadul. Secara eksterior, apartemen ini sarat balkon selebar 160 cm – cukup lebar untuk menghirup segarnya karbon monoksida di kota metropolitan – dan lapis kaca di pojok-pojoknya. Apartemen ini memiliki 26 lantai dan 3 ruang bawah tanah dengan luas lantai total mencapai 24.715 m2 cacah kasar di Google Maps – 15.500 m2 versi majalah Building sepertinya merupakan versi bersih, atau ada kesalahan hitung.

Secara properti, satu-satunya menara Ambassade Residence yang ada menyediakan 226 unit hunian yang terbagi atas tipe studio (32 m2) sebanyak 77 unit, 1 kamar tidur (48-64 m2) sebanyak 31 unit, 2 kamar tidur (64-69 m2) sebanyak 82 unit, 3 kamar tidur (96 m2) sebanyak 26 unit, penthouse alias griya tawang sebanyak 8 unit dan sky suite (unit termewah) hanya 2 unit. Podium di bawahnya menyediakan 5 unit rukan yang salah satunya ditempati oleh Bank Mayapada; fasilitas umum seperti kolam renang dan .

Data dan fakta

AlamatJalan Denpasar Raya Kav. 5-7 Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta
ArsitekSekawan DesignInc Arsitek
PemborongNusa Raya Cipta
Lama pembangunanJanuari 2007 – 2013
Jumlah lantai26 lantai
3 basement
Jumlah unit226 unit

Referensi

  1. Irandito AHM (2007). “Ambassade Residences, Ekspansi Baru Grup Mayapada.” Majalah Properti Indonesia No. 1165, Oktober 2007, hal. 36-37
  2. “The Ambassade Residences, Hunian eksklusif harga terjangkau.” Majalah Building Indonesia No. 32, November 2009, hal. 42-44

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Atau, bila anda berminat dengan artikel majalah yang dikutip oleh blog ini, sekaligus butuh referensi, belilah di TORSIP SGPC!


Bagaimana pendapat anda......

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights