Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Graha Yowana Suci adalah sebuah pasar untuk usaha kecil milenial yang berdiri di pojok Jalan Diponegoro dan Jalan Hasanuddin, Denpasar. Proyek tersebut dikelola oleh Perusahaan Daerah Sewakadharma Kota Denpasar sejak 2019, setelah sebelumnya berdiri sebagai sebuah pasar biasa dengan nama Sari Suci Jaya.

Sari Suci Jaya, sekarang Graha Yowana Suci
Pertokoan Sari Suci Jaya merana sebelum diyowanakan. Foto oleh mimin SGPC

Secara historis Graha Yowana Suci berdiri di atas bekas sebuah pasar, stasiun pengisian bahan bakar sekaligus terminal bus. Pemerintah Kabupaten Badung mendirikan sebuah pasar bernama Sari Suci Jaya yang berlantai 3 tersebut awalnya untuk mengentaskan permasalahan parkir di Kota Denpasar (saat itu Denpasar masih bagian dari Kabupaten Badung).


Iklan

Proyek tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Badung Pande Made Matra pada tanggal 24 Oktober 1986. Pembangunan pasar senilai Rp. 1,6 milyar (1988, setara Rp. 23,7 milyar nilai 2023) itu berlangsung selama dua tahun, selesai pada 1988 dan diresmikan oleh Gubernur Bali Ida Bagus Mantra pada 25 Agustus tahun yang sama. Pasar Sari Suci Jaya menyediakan 70 toko dan 35 kios.

Di masa jayanya, pasar ini ternyata juga menyediakan fasilitas restoran dan taman bermain. Sebelum ditutup sebagian, pasar ini sempat menjadi sentra perdagangan perhiasan emas sementara lantai-lantai atasnya kosong dan pengelolaannya “ngambang” karena investor aslinya sudah tidak mengurus proyek itu lagi. Pedagang tersebut meninggalkan Sari Suci Jaya setelah pasar tersebut mulai dikelola Pemkot Denpasar per 2019.

Selepas pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar dan Perusda Sewakadharma mengalihfungsikan pasar tradisional tersebut menjadi sebuah pasar khusus untuk kalangan milenial. Renovasinya baru dimulai sekitar Juni 2023 hingga selesai secara bertahap di Desember 2023 hingga Januari 2024, dengan rincian dibuka pada 29 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Direncanakan bertepatan dengan HUT pembentukan Kota Denpasar, gedung baru senilai 9 milyar tersebut diresmikan.

Data dan fakta

AlamatJalan Hasanuddin No. 30 Denpasar Barat, Denpasar, Bali
Lama pembangunanOktober 1986 – Agustus 1988
Diresmikan25 Agustus 1988
Jumlah lantai3 lantai
1 basement
Biaya pembangunanRp. 1,6 milyar (1988)
Rp. 23,7 milyar (inflasi 2023)

Referensi

  1. “Kompleks “Suci Sari Jaya” Diresmikan Hari Ini.” Bali Post, 24 Agustus 1988
  2. “Diresmikan Gubernur, “Suci Sari Jaya” di jantung kota Denpasar.” Nusa Tenggara, 25 Agustus 1988
  3. Pertokoan Pasar Suci Sari Jaya Banyak yang Tutup“. Nusa Bali, 14 Januari 2018. Diakses 30 Oktober 2022 (arsip)
  4. I Putu Supartika (2019). “Kompleks Pertokoan Suci Sari Jaya Kini Dikelola PD Pasar Kota Denpasar.” Tribun Bali, 5 Juni 2019. Diakses 30 Oktober 2022 (arsip)
  5. “Parkir bertingkat dibangun di Denpasar.” Bali Post, 27 Oktober 1986, hal. 2
  6. Ni Made Lastri Karsiani Putri (2023). “Pemkot Denpasar revitalisasi Pasar Suci, telan anggaran Rp. 9 milyar.” Detikcom, 16 Mei 2023. Diakses 16 Januari 2024 (arsip)
  7. Pasar Suci rampung, Perumda gelar soft opening.” Nusa Bali, 28 Desember 2023. Diakses 16 Januari 2024 (arsip)
  8. Ni Made Lastri Karsiani Putri (2023). “Graha Yowana Suci, Inkubator bisnis untuk anak muda Denpasar.” Detikcom, 31 Desember 2023. Diakses 16 Januari 2024 (arsip)
  9. Grand opening Graha Yowana Suci bertepatan HUT Kota Denpasar.” Nusa Bali, 30 Desember 2023. Diakses 16 Januari 2024 (arsip)

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Atau, bila anda berminat dengan artikel majalah yang dikutip oleh blog ini, sekaligus butuh referensi, belilah di TORSIP SGPC!


Bagaimana pendapat anda......

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights