Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Plakat Peresmian, Jalan Termudah Menggali Informasi Sejarah Bangunan

Bagi sebagian orang, gedung hanyalah tempat untuk tinggal dan bekerja, sementara sebagian orang lainnya, gedung bisa menjadi bahan komoditas yang bisa diuangkan atau karya seni arsiteknya sebagai sarana mengeluarkan unek-uneknya. Gedung juga menjadi bagian dari perjalanan masa sebuah kota, wilayah, provinsi sampai nasional.

Tetapi, di dalam gedung-gedung tersebut, terdapat sebuah potongan besi baja atau marmer yang tertempel di sudut dekat pintu masuk atau lobi bangunan. Ia adalah plakat peresmian, salah satu bagian terkecil dari bagian sejarah bangunan dan pembangunan di salah satu wilayah.

Mengapa? Banyak yang tidak tahu peran penting dari plakat peresmian, yang diabaikan begitu saja setelah diresmikan. Itu semua karena sifatnya yang lebih seremonial, yaitu sejenis ucapan selamat atas digunakannya gedung baru oleh instansi swasta atau pemerintah. Tetapi, menurut mimin, plakat peresmian merupakan bagian terkecil sejarah bangunan dan sejarah kota yang memuat informasi tertentu yang mungkin tidak bisa didapat hanya dari menelusuri berita atau informasi di dunia maya – tentu saja hanya Setiap Gedung Punya Cerita yang menyediakan informasi sedalam itu. Bahkan, informasi di plakat peresmian bisa menjadi pintu pertama penelusuran informasi melalui sumber-sumber lain.

Sayang sekali, tidak ada informasi yang pasti dan jelas dari sejarah kemunculan plakat peresmian sebuah lokasi, gedung atau program kerja. Tetapi, selain tanggal peresmiannya, plakat peresmian gedung juga menyimpan informasi-informasi yang justru akan sangat membantu bagi beberapa peneliti maupun masyarakat biasa yang ingin tahu soal gedung-gedung yang berdiri di kota-kota di Indonesia.

Artikel blog SGPC ini mencantumkan contoh-contoh menarik di balik plakat-plakat tersebut.


Iklan

Berikut contoh-contoh plakat peresmian yang difoto oleh mimin SGPC maupun mitra/pembaca setia blog ini

Rata-rata plakat peresmian memiliki format seperti ini, seperti yang dijumpai oleh salah satu pembaca SGPC di Hotel Ibis Budget Menteng. Hotel tersebut awalnya adalah pusat belanja Menteng Plaza saat diresmikan oleh Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto pada 11 November 1989. Sedikit ukiran yang ditimpa di kata “November” yang sepertinya merujuk pada rencana awal peresmian pada Oktober 1989 atau karena kesalahan pembuatan. (kontribusi dari pembaca SGPC)
Plakat Gedung Jasa Raharja
Terkadang, plakat bisa mencantumkan logo kementerian, pemerintah provinsi/kabupaten/kota atau perusahaan. Seperti pada contoh diatas, yang dipasang di Gedung Kantor Pusat Jasa Raharja, mencantumkan logo Jasa Raharja. (asli SGPC)

Iklan

Di beberapa gedung tertentu, plakat peresmian langsung menjadi bagian dari polesan gedung itu sendiri. Di Gedung A Universitas Tarumanagara, polesan granitnya mencantumkan kontraktor dan perencana, panitia kerja pembangunan, dan nama pendiri Untar. Ini adalah panel peresmian dan pendiri Untar. (asli SGPC)
Plakat di gedung yang sama, menampilkan panitia pembangunan dan jajaran kerja pembangunan. (asli SGPC)
Hal yang sama (plakat dengan informasi perancang dan kontraktor gedung) juga ditemukan di Wisma Metropolitan, sekarang World Trade Centre 5. WTC 5 diresmikan oleh Ali Sadikin pada 15 Maret 1977, dengan plakat terpisah (sayangnya tidak difoto). (kontribusi dari Ronniecoln)
Tidak semua plakat yang ditemukan di sebuah gedung adalah peresmian gedung. Di salah satu sudut Wisma Bank Dharmala, sekarang Mayapada Tower 1, terdapat plakat pengecoran terakhir atap gedung berlantai 21 tersebut, yang terjadi pada 27 Maret 1991. Salah satu plakatnya memiliki batas pinggiran yang diukir seperti logo lama Decorient, pemborongnya. Tidak ada informasi soal bagian tengah plakat yang hilang. (kontribusi dari pembaca SGPC)

Iklan

Plakat Gedung Medan Pemuda
Atau plakat ini lebih sederhana. Di salah satu sudut tersembunyi Gedung Medan Pemuda Surabaya, plakat kuningan ini hanya menyertakan nama pemilik dan lama konstruksi. (asli SGPC)
Kompleks Nusa Dua Plakat
Terakhir, adalah plakat yang tidak umum. Bukan sebuah peresmian gedung, melainkan awal mula konstruksi pusat belanja dan rukan ex-Tragia di Nusa Dua, Bali (sekarang terlantar dan dijahili orang-orang tidak bertanggung jawab). (asli SGPC)

Anda bisa mendukung blog Setiap Gedung Punya Cerita dengan memfoto gedung beserta plakat peresmiannya dan pos gambarnya melalui kolom komentar.

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *