Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Gedung Keuangan Negara adalah nama dari gedung-gedung yang ditempati oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia beserta organ-organnya di kota-kota di luar Jakarta. Gedung Keuangan Negara yang dibahas kali ini berada di kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, terdiri dari 3 gedung, yaitu gedung utama dan dua gedung perluasan yang dibangun cukup belakangan.

Kompleks GKN Niti Mandala dibangun untuk mengakomodasi instansi-instansi pemerintah pusat dan daerah di Bali yang direlokasi dari Singaraja ke kawasan Niti Mandala alias Civic Centre Renon, Denpasar Timur. Konstruksinya dibangun dalam beberapa tahap, mulai 1973 dan selesai dilaksanakan di lahan Jalan Letjen S. Parman pada tahun 1984. Pemerintah kini membangun GKN II Denpasar di Jalan Tantular, selatan Kantor Pos Regional 8, pada tahun 1994.

Gedung Keuangan Negara Denpasar
Kembali ke tampilan aslinya? Foto oleh mimin SGPC

Iklan

Gedung I (1974-1977)

Gedung paling pertama yang dibangun di kawasan Gedung Keuangan Negara, Niti Mandala, Denpasar dirancang oleh tim arsitek Encona Engineering, dengan membawa panji brutalisme dengan sentuhan tradisional Bali, sedikit lain bila dibanding dengan, misalnya, Kantor Pusat Hutama Karya atau PPM Manajemen. Brutalisme dipilih karena faktor penghematan biaya saat dibangun, belakangan tembok tersebut dicat.

Sebagai bangunan dengan luas lantai terluas di kawasan ini, kurang lebih 5.239 meter persegi, Gedung Keuangan Negara I Denpasar dirancang fungsional dan juga estetis. Eksterior bangunan diwarnai dengan pemakaian kolom miring dan elemen berbentuk V yang berfungsi tak hanya dekoratis tetapi juga fungsional sebagai ring balok. Gedung berlantai 3 dan 1 basement ini memiliki void di bagian ruang pelayanan masyarakat untuk menjamin pengawasan. Gedung I GKN memiliki sebuah aula dan digunakan oleh KPPN Percontohan Denpasar dan Ditjen Kekayaan Negara Kanwil 14.

Gedung I dibangun oleh PT Pembangunan Perumahan mulai Januari 1975, dan selesai keseluruhan pada Maret 1976. Namun lanskap dan keseluruhan interior belum rampung sampai akhir 1977. Gedung yang biaya pembangunannya mencapai 1 milyar rupiah ini baru diresmikan Menkeu Ali Wardana pada 19 November 1977.


Iklan

Gedung II dan III (1981-1984)

Gedung Keuangan Negara Denpasar
Gedung perluasannya lebih konvensional. Foto oleh mimin SGPC

Sementara kedua gedung lainnya, Gedung Keuangan Negara II dan III, merupakan legiun 1980an. Gedung II, yang berlantai 3, adalah rancangan tim arsitek Yodya Karya dengan Ir. Barani Harahap IAI dan Ir. Ratadinata L. sebagai perancang individu. Berbeda dengan gedung rancangan Encona, desain Gedung II masih konvensional. Pemborong lokal Pulau Mas Utama membangun gedung ini mulai 1981 dan selesai pada tahun 1982, dan menghabiskan biaya pembangunan sebanyak Rp. 653.911.000,-. Gedung II GKN saat ini ditempati oleh Dirjen Perbendaharaan Negara Kanwil 20 dan Diklat Keuangan di lantai 3.

Tetapi, sayangnya, Gedung III yang memiliki 2 lantai tidak memiliki informasi lebih lanjut soal arsitek, pemborong dan tahun pembangunan, yang diklaim oleh Kemenkeu selesai dibangun pada 1984. Gedung III ditempati oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara & Lelang. Dari segi desain, Gedung III merupakan transisi dari Gedung I dan II karena elemen V diterapkan di lantai teratas bangunan, tetapi cenderung menjadi pemercantik saja.

Data dan fakta

Umum

AlamatJalan Letjen S. Parman Denpasar Timur, Denpasar, Bali
Referensi: Kementerian Keuangan

Gedung Keuangan Negara I

ArsitekEncona Engineering
PemborongPembangunan Perumahan
Lama pembangunanJanuari 1975 – Oktober 1977
Diresmikan19 November 1977
Jumlah lantai3 lantai
1 basement
Biaya pembangunanRp 1 milyar (1977)
Rp 44 milyar (inflasi 2023)
Referensi: Majalah Pola #21 April-Mei 1977; Kementerian Keuangan

Gedung Keuangan Negara II dan III

Arsitek (gedung 2)Barani Harahap & Ratadinata L. (Yodya Karya)
Pemborong (gedung 2)Pulau Mas Utama
Lama pembangunan (gedung 2)1981 – 1982
Selesai dibangun (gedung 3)1984
Jumlah lantai (gedung 2)3 lantai
Jumlah lantai (gedung 3)2 lantai
Biaya pembangunan (gedung 2)Rp. 654 juta (1982)
Rp 15,7 milyar (inflasi 2020)
Referensi: Ikatan Arsitek Indonesia 1984; Kementerian Keuangan

Referensi

  1. “GKN, Bali.” Majalah Pola No. 21, April-Mei 1977, hal. 33-37
  2. Ikatan Arsitek Indonesia (1984). “Buku Ke-2 Karya Arsitektur Arsitek Indonesia.” Jakarta: Ikatan Arsitek Indonesia. Halaman 38-39.
  3. ANTARA (1977). “Menteri Ali Wardana Resmikan Gedung Dep. Keuangan Negara Denpasar”. Bali Post, 22 November 1977.
  4. Arsip Web Profil Gedung Keuangan Negara Kemenkeu, diarsip 24 Desember 2017.
  5. Arsip Web PT PP, diarsip 25 Desember 2003.

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *