Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Gedung kantor bank berlantai 5 yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, seberang Balai Pemuda, merupakan kantor cabang utama Bank Negara Indonesia di Kota Surabaya sejak Mei 1983. Sebelumnya, kantor wilayah BNI Surabaya berkedudukan di Jalan Veteran (kantor BNI sekarang di Jalan Rajawali).

BNI Gubernur Suryo
Foto oleh mimin SGPC

Iklan

Gedung BNI di Jalan Gubernur Suryo dirancang oleh Chudri Pohan dari Chudri Pohan & Associates, dan dibangun oleh Getraco Utama sekitar Mei 1981 hingga Mei 1983, dengan BNI mulai menempati gedung ini sejak 2 Mei 1983. Bank milik negara tersebut menghabiskan biaya Rp. 1,6 milyar (1983) menurut pernyataan dari Dirut BNI H. Somala Wiria.

Gedung BNI ini diresmikan oleh Menko Ekonomi & Keuangan Ali Wardhana pada 19 November 1983; seminggu setelah kantor BNI lain di Semarang diresmikan Menkeu Radius Prawiro. Operasional BNI sebagai kantor wilayah di Jalan Gubernur Suryo berlangsung hingga 1996 dengan dipindahnya Kanwil BNI ke Graha Pangeran sehingga gedung ini kini menjadi kantor cabang saja. BNI Surabaya sempat pindah ke Jalan Panglima Sudirman dekat Monumen Bambu Runcing saat renovasi (alias pengoplasan) berlangsung sekitar 2018-19.

Gedung Kantor BNI Surabaya Jalan Gub. Suryo
Setelah divermak. Foto oleh Ronniecoln, CC-BY-SA 2.0

Secara arsitektural, gedung BNI Surabaya cenderung kurang menonjol karena tingginya yang tidak “cetar membahana” tetapi memiliki penyelesaian sun-screen atau tabir surya yang sayangnya telah tertutupi oleh panel aluminium. Ia menyediakan 5 lantai dengan luas sebesar 2.045 m2, yang ditempati sepenuhnya oleh BNI dan dirancang sepenuhnya untuk mengakomodasi penggunaan komputer yang saat itu mulai menjadi tren di dunia perbankan; lantai 5 digunakan sebagai ruang rapat berkapasitas 200 orang dan besmennya adalah parkir untuk 95 kendaraan roda empat.

Ketika gedung ini didirikan, disebutkan bahwa BNI menyediakan 2.371 buah kotak penyimpanan (safe deposit box) bagi nasabahnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Struktur bangunan menggunakan rangka terbuka beton bertulang dengan pondasi pancang.

Data dan fakta

AlamatJalan Gubernur Suryo No. 36 Genteng, Surabaya, Jawa Timur
ArsitekChudri Pohan (Chudri Pohan & Associates)
PemborongGetraco Utama
Lama pembangunanMei 1981 – Mei 1983
Diresmikan19 November 1983
Jumlah lantai5 lantai
1 basement
Biaya pembangunanRp. 1,6 milyar (1983)
Rp. 34,3 milyar (inflasi 2023)

Referensi

  1. Ikatan Arsitek Indonesia (1984). “Buku Ke-2 Karya Arsitektur Arsitek Indonesia.” Jakarta: Ikatan Arsitek Indonesia. Halaman 68-69.
  2. “Kantor cabang BNI 1946 yang baru: Dilengkapi dengan Komputer untuk Pelayanan Nasabah.” Jawa Pos, 19 November 1983, hal. 3
  3. “BNI 46 tempati gedung baru.” Surabaya Post, 18 November 1983, hal. 2
  4. “Menko Ekuin di Surabaya: Selama Pelita Sudah Disalurkan Kredit Rp 13 Trilyun.” Surabaya Post, 19 November 1983, hal. 1

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *