Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Diantara beberapa pusat belanja dan mall yang berdiri di kota Yogyakarta pada tahun 1990an, kebanyakan diantara kita lebih mengenal yang namanya Plaza Malioboro dan Galleria Mall. Namun, Ramai Mall yang berada di ruas Jalan Malioboro (secara legal berada di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Beskalan) ini jarang disebut sebagai salah satu mall terkemuka di Kota Pelajar. Ini karena lokasi dan bentuk gedungnya yang membaur dengan toko-toko di jalan terkenal tersebut.

Ramai Mall
Di tahun 2017, yang ramai adalah lapak kaki limanya. Foto oleh mimin SGPC

Iklan

Sebenarnya sejarah pusat belanja “Ramai” sudah ada sejak era lima puluhan. Sejak 1 Januari 1952 sebuah toko bekas milik Jepang berganti nama menjadi Firma Ramai setelah dibeli oleh pribumi dengan nama usaha “Tjin Tay Kongsi”. Lima tahun kemudian, 20 September 1957, ganti nama lagi menjadi CV Toko Ramai yang bergerak menjual barang-barang alat tulis dan kantor, busana dan kebutuhan sehari-hari. Dalam perkembangannya – entah sejak kapan – Toko Ramai berkembang menjadi supermarket dan department store. Bahkan ada kolam renang dan tempat hiburan malam Top Ten.

Sebenarnya Ramai Department Store pernah memendam keinginannya membangun mal sendiri sejak pertengahan 1993. Saat itu, pihak department store melakukan negosiasi dengan bioskop 21 agar bioskop standar nasional tersebut membuka operasionalnya di mall yang kelak dibangun itu. Sayangnya, proyek tersebut molor sampai sekitar awal Februari 1994, itupun kalau peletakan batu pertama dan konstruksinya sesuai jadwal.

Mall Ramai
Ramai Mall dari Jalan Beskalan, Januari 2024. Foto oleh mimin SGPC.

Pembangunan Ramai Mall selesai sejak tahun 1995, dengan sebagian bangunan parkir mulai digunakan sejak Februari 1995, disusul dengan supermarket dan department store tujuh bulan kemudian, dan pada bulan Oktober dibuka pusat jajanan serba ada (pujasera) alias food court. Bilamana benar mereka grand opening di bulan Desember 1995, Ramai Mall menjadi mall ketiga yang buka di Yogyakarta setelah Galleria di Jalan Jenderal Sudirman.

Ramai Mall saat dibuka di tahun 1995-an mengalokasikan lantai basement untuk department store dan supermarket, lantai 1 untuk department store dan toko-toko lain, lantai 2 untuk toko-toko lain, lantai 3 untuk bioskop dan pujasera (foodcourt) dan lantai teratas adalah parkiran. Sebagian lantai 2 dan 3 juga dimanfaatkan untuk parkir, dengan jumlah total 180 kendaraan roda empat dan 600 roda dua. Ini artinya diskotik dan kolam renang tidak mendapat tempat alias tutup. Keseluruhan luas lantainya adalah 21 ribu m2. Grup Ramai, yang juga dikenal memiliki pabrik tekstil Samitex di Bantul, menghabiskan biaya Rp. 19,73 milyar rupiah (1995) untuk membangun mal ini.

Ramai Mall hingga saat ini masih buka. Tetapi, dengan perkembangan zaman dan perubahan paradigma dunia per-mal-an Tanah Air, Ramai Mall yang tak seramai Jalan Malioboro sekarang, kini didominasi pusat penjualan telepon seluler dan laptop di lantai 2.


Iklan

Data dan fakta

AlamatJalan Ahmad Yani No. 73 Gondomanan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Lama pembangunanFebruari 1994 – September 1995
Diresmikan~Desember 1995
Jumlah lantai4 lantai
1 basement
Biaya pembangunanRp. 19,73 milyar (1995)
Rp. 163,8 milyar (inflasi 2023)

Referensi

  1. hjl (1993). “Agustus, Ramai Dept. Store Direnovasi Jadi 4 Lantai.” Harian Berita Nasional (Bernas), 17 Mei 1993 hal. 5
  2. dhi (1994). “Ramai Dept. Store Bangun Plaza Modern.” Harian Berita Nasional (Bernas), 20 Januari 1994 hal. 1
  3. hjl (1994). “Ramai Plaza Mulai Dibangun Pekan Depan.” Harian Berita Nasional (Bernas), 7 Februari 1994, hal. 5
  4. dhi (1995). “Ramai Family Mall Grand Opening Agustus 1995: Ramai Dept Store akan tetap pertahankan citra toko termurah.” Harian Berita Nasional (Bernas), 29 Maret 1995, hal. 5
  5. dhi (1995). “Ramai Pujasera Beroperasi 29 Oktober.” Harian Berita Nasional (Bernas), 7 Oktober 1995, hal. 5
  6. Halaman resmi Ramai Family Mall, diarsip 8 Maret 2008

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *