Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Rumah Sakit Pondok Indah

Rumah Sakit Pondok Indah adalah rumah sakit swasta yang berdiri di kawasan hunian elit Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang dkelola dibawah nama RSPI Group (Grup Rumah Sakit Pondok Indah). Ia adalah salah satu rumah sakit swasta yang berdiri di dalam kawasan elit tersebut selain Rumah Sakit Siloam di ruas Simatupang yang berdiri lebih belakangan.

Rumah sakit yang kini memiliki dua bangunan tersebut didirikan dalam rangka menyediakan pelayanan rumah sakit untuk kalangan menengah-atas di kawasan Pondok Indah, setelah diketahui masih banyak masyarakat Indonesia yang mencari pengobatan di luar negeri. Pencetusnya, Anna Irawa, bertemu dengan beberapa pengusaha nasional seperti Sudwikatmono dan Ciputra untuk merumuskan sebuah rumah sakit modern di Pondok Indah.

Rumah Sakit Pondok Indah, 1987
Tahap I RS Pondok Indah, 1987. Foto oleh Majalah Konstruksi

Iklan

RS Pondok Indah tahap konstruksi, awal 1986.
Dalam tahap konstruksi. Foto oleh Majalah Konstruksi

Seremoni peletakan batu pertama konstruksi Rumah Sakit Pondok Indah dilaksanakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Bid. II Drs. Anwar Ilman pada tanggal 21 Februari 1985. Pembangunan gedung yang ditangani oleh PT Jaya Ohbayashi untuk struktur utama dan Pakubumi Semesta untuk pondasinya, berlangsung selama 20 bulan; poliklinknya sudah beroperasi sejak sekitar Mei 1985; sementara operasional penuhnya dimulai setelah peresmian oleh Menteri Kesehatan Suwardjono Surjaningrat pada 1 Desember 1986.

Perancangan arsitektur ditangani oleh PT Arsitek Arupadatu. Secara penampilan eksterior tidak spesial amat. Namun, dari bentuk gedungnya yang berbentuk letter T, itu semua beranjak dari luas lahannya yang sangat terbatas yaitu saat itu 4.990 m2 dan ada upaya untuk menggebrak citra angker rumah sakit melalui desain.

Kala berdiri ia menyediakan 160 kasur untuk pasien, dengan luas lantai total 10.700 m2. Sementara interiornya dirancang lebih mewah dengan lantai granit. Ada aspek kebudayaan yang tercatat dalam perencanaan ruang pasien yang menyediakan beberapa fasilitas yang lebih mengakomodasi keluarga pasien.

Gedung perluasan Rumah Sakit Pondok Indah, 2008.
Gedung perluasan yang dibangun 10 tahun kemudian, 2008. Foto oleh aatony/Panoramio

Tak banyak drama mengenai Gedung RS Pondok Indah; pada 1996 RSPI mendirikan gedung perluasan berlantai enam (21.300 m2) di selatan gedung lama, sehingga memperbesar luas gedung menjadi 32.000 m2, meningkatkan kapasitas yang tersedia menjadi 220 kasur per 2002. Gedung perluasan tersebut kemungkinan juga merupakan garapan Arsitek Arupadatu. Per data Kementerian Kesehatan 20 tahun kemudian, rumah sakit ini menyediakan kurang lebih 208 kasur.


Iklan

Data dan fakta

AlamatJalan Metro Duta I Blok UE Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jakarta
Arsitek (1 dan 2)Arsitek Arupadatu
PemborongJaya Ohbayashi
Lama pembangunan1: Februari 1985 – Desember 1986
2: selesai dibangun 1996
Diresmikan1 Desember 1986
Jumlah lantai1: 5 lantai + 1 basement
2: 6 lantai

Referensi

  1. Halaman resmi Rumah Sakit Pondok Indah, diakses 2 April 2024 (arsip 2024, 2002, 2009)
  2. “Di Jakarta, satu tempat tidur untuk 700 orang: RS Pondok Indah Mulai Dibangun.” Berita Yudha, 22 Februari 1985, hal. 2
  3. we (1986). “RS Pondok Indah diresmikan.” KOMPAS, 2 Desember 1986, hal. 3
  4. “CM untuk Rumah Sakit Pondok Indah mencakup paket bangunan berikut peralatan medik.” Majalah Konstruksi No. 107, Februari 1987, hal. 27-34A
  5. Endang Indriati; Rahmi Hidayat; Sri Narmiandaru (1989). “Rumah Sakit, puncak kompleksitas karya arsitektur.” Majalah Konstruksi No. 130, Februari 1989, hal. 13-18
  6. Profil RS Pondok Indah di Ditjen Yankes Kementerian Kesehatan, diakses 2 April 2024 (arsip)
  7. Halaman resmi Arsitek Arupadatu, diakses 2 April 2024 (arsip)

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *