Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Salah satu hotel lain yang mewarnai industri pariwisata di kota Surabaya adalah Hotel Weta, yang dikelola oleh sebuah perusahaan bernama PT Weta Cipta Ramanda, di Jalan Genteng Kali, seberang Sungai Kalimas yang menjadi sungai utama di Kota Pahlawan. Ia berlantai sembilan, menyediakan kamar sebanyak 96 buah yang terbagi ke tiga jenis kamar (66 dan 21 kamar tipe superior yang dibagi lagi berdasarkan tipe kasur dan 9 kamar deluxe), lengkap dengan fasilitas restoran dan sebuah ruang rapat.

Hotel Weta Internasional
Foto oleh mimin SGPC

Sejarahnya agak singkat, karena hotel sendiri tidak memiliki catatan informasi yang matang – termasuk arsitek dan pemborong. Dulu hotel ini adalah sebuah losmen bernama Weta yang akhirnya dibongkar untuk membangun hotel ini pada tahun 1990 dan selesai dibangun sekitar awal 1991. Secara legal hukum, losmen tersebut sudah berdiri sejak 30 Oktober 1980. Hotel Weta Internasional – nama awalnya ada embel-embel “internasional” – memulai operasionalnya pada 27 Maret 1991, secara bertahap, dengan membuka 32 kamar. 68 kamar sisanya dibuka pada lain waktu di tahun 1991 dengan penyelesaian kamar-kamar yang belum dibuka. Investasi hotel ini mencapai Rp. 10 milyar nilai 1991 – atau setara Rp. 116,2 milyar nilai 2023.

Pada masa jayanya, karena hotel di Surabaya masih sedikit dan beroperasi di tengah masa boomingnya, okupansi Hotel Weta sempat mencapai 96 persen pada November 1992. Hotel ini diklasifikasikan sebagai hotel bintang tiga sejak 1993, yang mereka pertahankan sampai kini. Sukses inilah yang membuat pihak pengelola berencana membangun tambahannya dengan 250 kamar pada akhir Desember 1992. Sayangnya, pembangunan tambahan itu tidak terealisasi kemungkinan karena banjir stok kamar hotel di Kota Pahlawan.

Semenjak itu, praktis sejarahnya tidak banyak yang menarik untuk dibahas. Tahun 2019, Hotel Weta sempat mendapatkan stiker silang dari pihak Pemerintah Kota Surabaya karena menunggak pajak bangunan. Pihak hotel mengakui efek dari kompetisi hotel dan penginapan sejak 2017 membuat pendapatan mereka menurun – jauh dibanding pada masa jayanya pada 1992-93. SGPC tidak bisa memastikan bagaimana imbas pandemi COVID-19 terhadap operasional hotel ini, sepertinya Hotel Weta Internasional sudah kembali beroperasi seperti biasa.


Iklan

Data dan fakta

AlamatJalan Gentengkali No. 3-11 Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur
Lama pembangunan1990 – awal 1991
Dibuka27 Maret 1991
Jumlah lantai8 lantai
1 basement
Jumlah kamar96
Biaya pembangunanRp. 10 milyar (1991)
Rp. 116,2 milyar (2023)

Referensi

  1. el (1991). “Resmi beroperasi, Weta Buka 32 Kamar.” Jawa Pos, 28 Maret 1991, hal. 5
  2. Saiff Bakham (1991). “Persaingan makin ketat.” Warta Ekonomi, 15-22 April 1991, hal. 68
  3. ras (1992). “Weta akan raih kelas bintang 3.” Jawa Pos, 26 Desember 1992, hal. 5
  4. Presentasi profil Hotel Weta Internasional via Pemkot Surabaya, diakses 19 April 2023 (arsip)
  5. Syaifuddin (editor) (2019). “Nunggak PBB Rp. 262 juta, Hotel Weta disilang.” Memorandum, 4 Desember 2019, diakses 19 April 2023 (arsip)
  6. Profil resmi di Agoda, diakses 19 April 2023

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *