Iklan

Google Translation avaliable here. Use at your own risk; some translation may be incorrect or misleading:

Bernama Plaza Bali, mall bebas bea berlantai 2 ini dibangun ditengah booming pariwisata di Pulau Dewata, alias tempat mimin blog Setiap Gedung Punya Cerita dibesarkan, pada dekade 1990an. Kala dibuka pada 1991, jelasnya masih diriset, Plaza Bali menyediakan barang kerajinan lokal dan produk-produk mewah untuk para wisatawan. Seperti mall DFS Mall Bali Galeria sekarang, konon hanya wisatawan asing yang bisa masuk ke tempat ini.

former Plaza Bali
Foto oleh mimin SGPC

Desain mall ini dilakukan oleh arsitek-arsitek dari Atelier 6 Bandung, dengan desain masih membawa ciri khas tradisional Bali, dengan bentuk gedung berbentuk U dengan courtyard di tengahnya. Kata para perancang, agar nuansanya lebih rapi dibanding luar Plaza Bali yang semerawut. Finishing gedung memakai marmer untuk lantai dan dinding eksterior, sementara bata merah ciri khas arsitektur Bali juga digunakan untuk eksterior. Lantai 2 memiliki unsur-unsur kayu, dan rada jejepangan karena model jendela yang digunakan pada lantai 2, mengingat arsitek berkeinginan membawa nuansa Jepang pada Plaza Bali. Atap menggunakan genteng, seperti biasa.

Konstruksi kompleks dibangun mulai Januari 1990 dan selesai pada Maret 1991, 3 bulan lebih lambat dari jadwal karena tuntutan regulasi. Mimin SGPC rutin melewati mall ini, tetapi sejak 2014, berdasarkan pandangan mata mimin, kompleks ini ditutup dan dibiarkan mangkrak begitu saja, dan belum jelas apa rencana berikutnya. Walau itu, Plaza Bali masih eksis, ironisnya, tidak ada outlet yang berada di Bali. (arsip)

Plaza Bali kini dimiliki oleh kelompok Mayapada yang berencana mengalihfungsikan gedung ini sebagai gedung perkantoran. Transaksi pembelian gedung bersifat afiliasi dan bernilai 1 triliun rupiah itu diumumkan pada 24 April 2020, dan dua tahun kemudan, pada November 2022, akuisisi ex-Plaza Bali pun dieksekusi.

Selengkapnya mengenai garis besar gedung era 1990an dapat anda baca di artikel ini


Iklan

Data dan fakta

AlamatJalan Bypass I Gusti Ngurah Rai Tuban, Kabupaten Badung, Bali
ArsitekAtelier 6
PemborongBudi Agung Wibawa
Lama pembangunanJanuari 1990 – Maret 1991
Jumlah lantai2 lantai
Referensi: Majalah Konstruksi #161 September 1991

Referensi

  1. Ratih, Dwi; Ismail; Saptiwi (1991). “Plaza Bali: Memadu unsur tradisional dan modern”. Majalah Konstruksi No. 161, September 1991.
  2. M. Richard (2020). “Transaksi Afiliasi, Bank Mayapada Beli Tiga Gedung Rp3,5 triliun“. Bisniscom, 29 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)
  3. Rilis pers Bank Mayapada, 28 April 2020. Diakses 2 Mei 2020 (arsip)
  4. Alifian Asmaaysi (2022). “Blak-blak Bos Bank Mayapada 2 Kali Umumkan Beli Gedung ex Plaza Bali.” Bisniscom, 27 November 2022. Diakses 2 Desember 2022 (arsip)
  5. Alifian Asmaaysi (2022). “Bank Mayapada Milik Dato Sri Tahir Beli Gedung ex-Plaza Bali Rp. 1 Triliun.” Bisniscom, 27 November 2022. Diakses 2 Desember 2022 (arsip)

Lokasi

Anda suka SGPC dan ingin membantu suksesnya blog ini? Dukung kami dengan memberi saweran via Saweria, dan anda mendapat kesempatan nama anda dipajang di halaman khusus ini. Kunjungilah Trakteer SGPC untuk mendapatkan konten-konten akses dini, eksklusif serta kliping artikel dari Rak Arsip SGPC!
Dukungan via Saweria akan ditutup pada 1 Juli 2024.


Bagaimana pendapat anda......

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *